Mendorong Investasi Untuk Mempercepat Pembangunan Daerah

  • 0

Mendorong Investasi Untuk Mempercepat Pembangunan Daerah

Category : Berita

Majunya perekonomian suatu daerah memang tak dapat lepas dari peran investasi. Investasi menjadi hal penting karena merupakan modal utama dalam menggerakkan potensi-potensi sumber daya alam yang dimiliki oleh suatu daerah. Begitu pula dengan roda perekonomian Kabupaten Sragen. Kabupaten Sragen dapat dikatakan sebagai daerah penyangga kota Surakarta dan Jawa Tengah.

Produk-produk pertanian Kabupaten Sragen sebagian besar disuplai ke kota Surakarta. Sektor pertanian cukup dominan bagi perekonomian Kabupaten Sragen. Beberapa produk pertanian, yaitu padi, kacang tanah, dan mangga, berperan cukup signifikan bagi produksi komoditi tersebut ditingkat Jawa Tengah.

Sejalan dengan Otonomi Daerah dimana daerah mempunyai hak untuk mencari sumber-sumber pendapatan daerah, maka pemerintah daerah saat ini berlomba-lomba untuk menggali potensi ekonomi di daerahnya agar berkembang dan menghasilkan pendapatan daerah. Salah satu sektor yang mampu menjadi sumber pendapatan asli daerah adalah sektor investasi.

Adanya investasi akan menciptakan multi efek yang sangat tinggi dalam perkembangan ekonomi. Sebagai contoh, apabila investor masuk di suatu daerah dengan mendirikan pabrik, maka dampak yang dapat diambil manfaatnya antara lain dampak langsung dan tidak langsung.

Yang pertama berupa upah, gaji dan keuntungan yang diterima oleh pekerja, pegawai dan pengusaha pabrik, yang kedua merupakan pembayaran oleh pengusaha pabrik yang diterima oleh pemasok berbagai kebutuhan input yang diperlukan bagi operasi pabrik, sedangkan yang ketiga berupa peningkatan pembayaran yang diterima oleh industri barang konsumsi di daerah yang diterima oleh industri barang konsumsi di daerah yang dibawakan oleh pengeluaran dari pendapatan baru.

Mendatangkan investor bukan suatu pekerjaan sederhana. Investor punya banyak pertimbangan sebelum menanamkan modalnya ke suatu daerah. Untuk itu suatu daerah dituntut untuk berfikir kreatif dan jeli dalam menangkap peluang. Daerah harus merumuskan kebijakan pengembangan investasi daerah, legal aspek dan kepastian investasi, pengembangan tata ruang dan kawasan industri, pelayanan investasi, dan insentif perpajakan.

Pemerintahan Kabupaten Sragen menawarkan berbagai memberikan berbagai insentif bagi calon investor diantaranya Insentif fiskal berupa penundaan pembayaran retribusi, kompensasi , subsidi silang, imbalan sewa ruang, dan kontribusi saham.  Selain itu insentif Non Fiskal berupa pembangunan dan pengadaan prasarana, kemudahan prosedur perizinan dan penghargaan dari Pemkab.

BPTPM hadir sebagai mitra investor dalam memperoleh perizinan dengan kepastian waktu dan biaya , Cepat, Mudah, Efisien dan Transparan. Adapun Perizinan Penanaman Modal yang dilayani di BPTPM Sragen meliputi izin prinsip Penanaman Modal, Izin Usaha untuk berbagai Sektor Usaha, Izin Prinsip Perubahan Penanaman Modal, Izin Usaha Perubahan untuk berbagai sektor Usaha, Izin Prinsip Penggabungan Perusahaan Penanaman Modal serta Izin Usaha penggabungan Perusahaan Penanaman Modal untuk berbagai Sektor usaha.

Adapun potensi investasi di Kabupaten Sragen meliputi pengembangan Desa Wisata Organik Betis Rejo. Kondisi lingkungan Betis Rejo sangat cocok untuk pembangunan, Homestay, Paket Wisata Organik (edukasi, pertanian, sejarah & Budaya, Kesehatan, UKM dan petualangan), Pengembangan peternakan, perikanan , perkebunan, limbah ternak dan pertanian. Dalam bidang industry terdapat potensi Industri Sarung Goyor sangat menjanjikan jika diadakan modernisasi peralatan dan penguatan modal.  Selain itu terdapat industry batik dan furniture yang kualitas dan pemasarannya  sudah menjangkau hingga pasar asing. Sementara itu untuk bidang perikanan terdapat potensi ikan nila merah.

Para calon investor di Kabupaten Sragen akan didukung dengan biaya hidup minimum dan upah minimum ditambah lagi dengan kondisi social, politik dan keamanan yang sangat stabil dan terkendali. Pelayanan perizinan investasi yang prima dengan prinsip kepastian waktu, biaya, cepat, mudah, efisien dan transparan melalui BPTPM di tingkat Kabupaten, PATEN di tingkat kecamatan dan PADMA di tingkat desa.

Dengan berbagai kemudahan perizinan serta berbagai potensi investasi yang menarik, maka diharapkan hal ini akan menjadi daya dorong untuk menjaring lebih banyak investor ke Bumi Sukowati dan diharapkan mampu mempercepat pembangunan daerah.